header-int

Sejarah STAI Muara Bulian

Posted by : Administrator
Share

                                                           SEJARAH SINGKAT SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM
          
            Tepatnya pada tanggal 6 April 1986, Pimpinan Organisasi Islam se- Kabupaten Batanghari megadakan pertemuan (rapat) yang menghasilkan suatu kesepakatan untuk mendirikan lembaga pendidikan islam Kabupaten Batanghari.
 
            Sejalan dengan ini pula, maka hasil dari pertemuan tersebut direkomendasikan kepada kepala daerah tingkat II Kabupaten Batanghari, akhirnya Bupati KDH TK II Batanghari menerbitkan surat keputusan (SK) dengan Nomor : 49 1986 tepatnya pada tanggal 23 April 1986.

 

         Inti dari keeputusan Bupati KDH TK II Batanghari tersebut adalah pembentukan"Majelis Pembagunan Pendidikan Islam '', namun tidak lama setelah itu, badan ini langsung bergerak untuk langkah selanjutnya agar organisasi tersebut mempunyai kekuatan hukum yang pasti, maka dihantarkan ke Akta Notaris untuk mendapatkan pengakuan.
 
         Tepatnya pada tanggal 25 Oktober 1986 Akta Notaris yang dimaksudkan terbit pula yaitu dengan Nomor : 125  Tahun 1986 dari "Majelis Pembangunan Islam" (MPI) menjadi "Yayasan Majelis Pembangunan Islam" (YMPP) yang berkedudukan di Muara Bulian dan sekarang bernama Yayasan Pendidikan Islam (YPI). 
 
            Sebelum terbitnya Akta Notaris di atas, maka untuk menjajaki kemungkinan berdirinya suatu perguruan Tinggi Islam di Muara Bulian, maka Bupati Kepala Daerah Tingkat II Batanghari dengan Suaratnya Nomor : 45/4/1316/1986 Tanggal 19 Juni 1086 membentuk suatu tim khusus yang berdiri dari :
1. Drs. Abdul Manan Syafi'i ( Ketua merangkap anggota )
2. K.H Syamsuddin Ali ( Sekretaris )
3. Drs. H. Mohd. Damiri ( Anggota )
4. Syamsuddin Jama' ( Anggota )
           Tim tersebut bertugas untuk menghadap orang yang sangat berkompeten dalam memberikan arahan untuk mendirikan perguruan Tinggi Islam yaitu :
1. Bapak Rektor IAIN Sultan Thaha Sayaifuddin Jambi,
2. Bapak Rektor IAIN Iman Bonjol Padang selaku Ketua Kopertais Wilayah VI Sumbar dan Jambi.
 
          Dari pertemuan tersebut lahirlah suatu kesepakatan yang merajuk pada keputusan Menteri Agama Nomor :.............. tidak boleh mendirikan Fakultas secara Indefendent tanpa dinaungi oleh sebuah lembaga yang sederajat dengan lembaga tersebut, maka dari itu lahirlah lahirlah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muara Bulian Kabupaten Batanghari, yang berda dalam Kopertais IV, Sumbar, dan Jambi (IAIN Imam Bonjol Padang).

            Setelah sekian tahun perjalanan perkembangan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) semakin meningkat baik status kelembagaan  maupun izin operasionalnya dipadang perlu untuk ditingkatkan dan dikembangkan menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muara Bulian Batanghari.

           Proses usulan menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muara Bulian Batanghari sejak tanggal .......... diawali dari hasil rapat pengurus Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Batanghari  dan pimpinan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muara Bulian Batanghari, kemudian dibuat usulan kepada Kemennag RI sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Dasar hasil petunjuk Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

STAI MB STAI Muara Bulian
© 2018 STAI Muara Bulian Follow STAI Muara Bulian : Facebook Twitter Linked Youtube